Sekilas Potret Pemuda Desa Pangi
Oleh: Mujitahid, S.Pt
“Berikan
padaku 10 pemuda, maka aku akan mengguncang dunia”, kata-kata Bung Karno
tersebut meluncur setelah mengetahui betapa besar potensi yang dimiliki pemuda
Indonesia. Namun saat ini, budaya globalisasi telah melanda hampir seluruh bidang
kehidupan manusia. Akibatnya tidak dapat dielakkan lagi, budaya global telah
mengubah perilaku pemuda-pemuda Indonesia. Dari jantung kota hingga pelosok
pedesaan, semua mempunyai irama hampir sama tentang gaya dan budaya yang sedang
tren di musimnya. Pengaruh budaya ini telah menggiring masa depan generasi muda
pada titik buram. Padahal di tangan pemudalah nasib bangsa ini digantungkan.
Pada kondisi
ini pemuda harus diarahkan pada karakter tangguh dan mandiri yang dibangun
dengan semangat berkompetensi. Semangat sangat dibutuhkan untuk memacu pemuda
agar mampu menunjukkan prestasi-prestasi positif. Semangat ini berupa
keunggulan khas, dapat diandalkan, memiliki daya tahan dalam kesulitan dan
memiliki jiwa persaingan dan pengabdian serta tanggap terhadap permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat.
Sejalan dengan itu,,apa yang ingin ditunjukkan oleh kelompok pemuda desa pangi ini patut diacungi jempol dan apresiasi positif.
Di bulan yang penuh berkah ini (Bulan Romadhan), sejatinya seluruh umat muslim di dunia sedang berbahagia menjalan kewajibannya menunaikan ibadah puasa di bulan nan suci ini, tetapi lain halnya dengan saudara-saudara kita di Palestina.
Akibat ketidak berprikemanusian bangsa YAHUDI ISRAEL yang meluluh lantahkan tanah Palestina dengan bom, roket dan peluru kendalinya, saudara-saudara kita di Palestina yang seharusnya menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan damai, malah harus bergelut dengan perang, kekurangan makanan dan obat-obatan akibat dari kebiadaban bangsa Yahudi Israel.
Mensikapi hal tersebut, kelompok pemuda desa PANGI, Kec. Parigi Utara berinisiatif untuk turun ke jalan-jalan melakukan penggalangan dana, guna membantu meringankan duka saudara-saudara kita di Palestina.
0 comments:
Post a Comment